Skip to content

Perpustakaan sebagai media pembelajaran

May 9, 2011

2.1  Pengertian perpustakaan

Sebelum kita mendefinisikan arti perpustakaan terlebih dahulu kita perlu memahami arti atau definisi perpustakaan itu sendiri. Berikut beberapa definisi mengenai perpustakaan.

Kata perpustakaan berasal dari kata dasar pustaka, yang mendapat imbuhan per dan an,sehingga dapat diartikan sebagai tempat atau kumpulan bahan pustaka. Sedangkan bahan pustaka adalah wadah informasi yang dapat berupa buku dan non buku.

Buku adalah hasil rekaman informasi yang tertulis atau tercetak , seperti halnya buku teks atau monografi, majalah, brosur dll. Sedangkan non buku adalah adalah hasil rekaman informasi berupa suara atau gambar pada peta.

Jadi ada dua unsur utama dalam perpustakaan yaitu buku dan ruangan, tetapi perlu kita ketahui pada zaman serba global ini koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku tetapi juga bisa berupa film,slide, atupun yang lainnya yang dapat diterima diperpustakaan sebagai sumber informasi, kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi maka kita akan mudah untuk menemukannya.

Dari keterangan diatas dapat disimpulkan menurut sugiyanto bahwa perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi.

Menurut RUU Perpustakaan pada bab 1 pasal 1 menyatakan perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.

Perpustakaan diartikan sebagai sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya di simpan menurut tata susunan tertentu dalam artian digunakan kita atau pembaca bukan untuk dijual. [1]

Perpustakaan adalah suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu yang mengelola bahan-bahan pustaka baik berupa buku-buku maupun buku yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya.[2]

CARTER V. GOOD pernah memberikan suatu definisi terhadap perpustakaan sekolah. Ia menjelaskan bahwa perpustakaan sekolah merupakan koleksi yang diorganisasi di dalam suatu ruang agar dapat digunakan oleh murid-murid  ataupun seorang Guru.

Perpustakaan adalah fasilitas atu tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan pelayanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian, masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (wiranto dkk,1997)

Maka secara umum dapat kita simpulkan bahwa pengertian perpustakaan adalah suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi bahan pustaka secara sistematis dan mengelolahnya dengan cara khusus sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya.

2.2   Maksud dan Tujuan pendirian Perpustakaan

Setelah kita mengetahui mengenai dari definisi perpustakaan diatas maka selanjutnya kita akan menbahas apa maksud dan tujuan dari pendirian perpustakaan. Aktifitas utama dari pendirian perpustakaan ialah untuk menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian bahan pustaka dan sumber informasi ataupun sumber informasi lainnya. 

Adapun  maksud dan tujuannya adalah:

  • Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai informasi untuk dikoleksi, diolah, dan diproses.
  • Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia (ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya) melalui aktifitas pemeliharaan dan pengawetan koleksi.
  • Sebagai agen perubahan (agent of changes) dan agen kebudayaan serta pusat informasi dan sumber belajar mengenai masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang.
  • Menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya.

Jadi dari beberapa poin diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pendirian perpustakaan adalah untuk menciptakan masyarakat yang terpelajar dan terdidik, tebiasa membaca, berbudaya tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat (long life education).

2.21   Fungsi perpustakaan

Sebelum kita membahas bagaimana fungsi perpustakaan perlu kita ketahui dulu dimana peranan perpustakaan untuk kita khususnya.  Setiap perpustakaan akan dapat mempertahankan eksistensinya apabila dapat menjalankan peranannya, salah satunya ialah menjadi lembaga pengembangan minat dan budaya membaca serta pembangkit kesadaran pentingnya belajar sepanjang hayat.

Dan setiap perpustakaan pasti memiliki kewajiban yang tentunya sudah ditentukan dan direncanakan sebelumnya. Pada umumnya perpustakaan memiliki fungsi sebagai berikut :

1.      Fungsi penyimpanan, dalam hal ini mempunyai tugas menyimpan koleksi (informasi) karna tidak mungkin semua koleksi dapat dijangkau oleh perpustakaan.

2.      Fungsi informasi, berfungsi menyediakan berbagai informasi untuk masyarakat.

3.      Fungsi pendidikan, berfungsi menjadi tempat dan menyediakan sarana untuk menyediakan sarana untuk belajar baik di lingkungan formal dan informal.

4.      Fungsi rekreasi, berfungsi agar masyarakat dapat menikmati rekreasi secara kultural dengan membaca dan mengakses berbagai sumber informasi hiburan seperti halnya Novel, cerita rakyat, puisi, dsb.

5.      Fungsi kultural, berfungsi untuk mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat melalui berbagai aktifitas, seperti pameran, pertunjukan, bedah buku, mendongeng, seminar dsb.

2.22. Jenis- jenis Perpustakaan dan Penggunaannya [3]

  • Perpustakaan Nasional RI, menurut Keputusan Presiden nomor 11 tahun 1989, pasal ,menyelenggarakan fungsi :

1.      Membantu presiden dalam rangka merumuskan kebijaksanaan menengenai pengembangan, pembinaan dan pendayagunaan perpustakaan.

2.      Melaksanakan pengembangan tenaga perpustakaan dan kerjasama antara badan/ lembaga termasuk perpustakaan didalam maupun diluar negeri.

3.      Melaksanakan pembinaan atas semua jenis perpustakaan didalam maupun diluar negri.

4.      Melaksanakan pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan bahan pustaka dari dalam dan luar negri.

5.      Melaksanakan jasa perpustakaan, perawatan, dan pelestarian bahan pustaka.

6.      Melaksanakan penyusunan naskah bibliografi nasional dan catalog induk nasional.

7.      Melaksanakan penyusunan bahan rujukan berupa indeks, bibliografi, subyek, abstrak, dan penyusunan perangkat lunak bibiliografi

8.      Melaksanakan jasa koleksi rujukan dan naskah

9.      Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Presiden

  • Perpustakaan Daerah yang merupakan suatu organisasi dilingkungan Perpustakaan Nasional RI yang berada di daerah, menurut Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional RI nomor 001/ Org/9/1990, tentang Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Nasional RI, mempunyai fungsi :

1.      Mempersiapkan bahan perumusan kebijaksanaan pembinaan dan pengembangan perpustakaan di daerah.

2.      Melaksanaan pembinaan dan pengembangan pada semua jenis perpustakaan di daerah.

3.      Melaksanakan pengumpulan, penyimpanan dan pengolahan  bahan pustaka

4.      Melaksanakan jasa perpustakaan, perawatan, dan pelestarian bahan pustaka

5.      Melaksanakan penyusunan dan penerbitan bibiliografi daerah dan catalog induk daerah.

6.      Melaksanakan penyusunan bahan rujukan berupa indeks, bibilografi, subyek, abstrak dan direktori.

7.      Melaksanakan jasa informasi dan rujukan (referensi)

8.      Melaksanakan kerja sama antara perpustakaan di daerah.

9.      Melaksanakan koordinasi dan evaluasi kegiatan perpustakaan di daerah

10.  Melaksanakan urusan ketatausahaan

  • Perpustakaan umum baik yang berada di Daerah Tingkat II(Ibukota kabupaten atau Kotamadya), di ibukota kecamatan maupun yang berada didesa menurut Keputusan Menteri Dalam Negri nomor 9 tahun 1998 dan Instruksi Menteri Dalam Negri nomor 21 tahun 1988, mempunyai fungsi :

1.      Menghimpun dan mengolah bahan pustaka dan informasi

2.      Memelihara dan melestarikan bahan pustaka dan informasi

3.      Mengatur dan mendayagunakan bahan pustaka dan informasi, sebagai pusat kegiatan belajar, pelayanan informasi, penelitian dan menumbuhkan  minat dan kebiasaan mebaca bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Perpustakaan Sekolah menurut Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 0103/O/1981, tanggal 11 Maret 1981, mempunyai fungsi sebagai :

1.      Pusat kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan seperti tercantum dalam kurikulum sekolah

2.      Pusat penelitian sederhana yang memungkinkan para siswa mengembangkan kreativitas dan imajinasinya.

3.      Pusat membaca buku- buku yang bersifat rekreatif dan mengisi waktu luang.

        2.23  Penggunaan Perpustakaan sebagai Sumber Belajar Bahasa Arab

Sumber belajar pada hakikatnya merupakan komponen system intruksional yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, yang mana hal itu dapat mempengaruhi hasil belaar siswa. Dengan demikian sumber belajar dapat dipahami sebagai segala macam sumber yang ada di luar diri seseorang (peserta didik) dan memungkinkan (memudahkan) terjadinya proses belajar. Untuk menjamin bahwa sumber belajar tersebut adalah sebagai sumber belajar yang cocok, sumber tersebut harus memenuhi ketiga persyaratan sebagai berikut:

  • Harus dapat tersedia dengan cepat
  • Harus memungkinkan siswa untuk memicu diri sendiri
  • Harus bersifat individual, misalnya harus dapat memenuhi berbagai kebutuhan para siswa dalam belajar mandiri.

Sumber  belajar dapat berasal dari berbagai bentuk misalnya orang juga dapat menjadi sumber belajar, yakni ketika staf pengajar menyediakan diri sebagai manusia sumber yang dapat tersedia setiap saat sehingga dapat memecahkan berbagai kesulitan siswa secara individual. Begitu juga tempat tertentu dapat dijadikan sumber belajar, contohnya adalah perpustakaan yang bisa digunakan. Setiap saat saperti yang diuraikan sebelumnya.

Begitu juga dalam pembelajaran bahasa  arab perpustakaan merupakan salah satu sumber belajar karena menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung dalam proses pembelajaran bahasa Arab.

DAFTAR PUSTAKA

Soetminah. Perpustakaan Kepustakaan dan Pustakawan. Yogyakarta: Kanisius, 1990

Bafadal, Ibrahim. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara, 1996

Lasa Hs. Membina Perpustakaan Madrasah dan Sekolah Islam. Yogyakarta: Adicita           Karya Nusa. 2002

Munadi, Yudhi. Media Pembelajaran. Jakarta : Gaung Persada Press. 2008

 www.ipi.or.id/Rohanda .doc-Similar

aurajogja.wordpress.com/…/pengembangan –perpustakaan-sebagai-sumber-belajar/-cached-similar-block all wordpress.com results

About these ads
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: